<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Neofreko &#187; online payment gateway</title>
	<atom:link href="http://blog.neofreko.com/index.php/tag/online-payment-gateway/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.neofreko.com</link>
	<description>Nothing but neofreko</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 08:51:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Online Payment Gateway, who can serve it?</title>
		<link>http://blog.neofreko.com/index.php/2008/05/25/online-payment-gayeway-who-can-serve-it/</link>
		<comments>http://blog.neofreko.com/index.php/2008/05/25/online-payment-gayeway-who-can-serve-it/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 02:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhmad Fathonih</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[online payment gateway]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.neofreko.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Siapa saja pemain online payment gateway di Indonesia? Saya tak tahu banyak, saya hampir tak pernah mendengar. Ini berarti mungkin memang tidak banyak pemain di niche ini. Kenapa demikian? Kenapa tidak semua orang bisa meniru ’kesuksesan’ Paypal? Why it’s hard &#8230; <a href="http://blog.neofreko.com/index.php/2008/05/25/online-payment-gayeway-who-can-serve-it/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a title="http://www" href="http://flickr.com/photos/65919269@N00/557840620"><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://farm2.static.flickr.com/1215/557840620_12701c1225_m.jpg" alt="" /></a><span lang="IT">Siapa saja pemain online payment gateway di Indonesia? </span><span lang="SV">Saya tak tahu banyak, saya hampir tak pernah mendengar. Ini berarti mungkin memang tidak banyak pemain di niche ini. Kenapa demikian? Kenapa tidak semua orang bisa meniru ’kesuksesan’ Paypal?</span></p>
<p class="MsoNormal"><em>Why it’s hard to start?</em></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Trust.</strong> <em><span lang="SV">“Siapa yang akan memegang uang saya? Bagaimana saya bisa yakin uang saya tidak akan dibawa lari?”</span></em><span lang="SV"> adalah pertanyaan sering kita lontarkan. Dalam hal ini, beberapa pihak yang bisa dipercaya sepertinya hanya bank dan telco/provider saja.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">e-commerce culture</span></strong><span lang="SV">. Seberapa anda sering melakukan transaksi finansial via internet? Sepertinya masih banyak orang Indonesia yang belum berani untuk melakukan transaksi online. Tidak banyak orang yang melakukan transaski via internet, akan tetapi lain ceritanya dengan membeli ringback tone, wallpaper, games, dsb. Jadi? Don’t you worry, we’re getting there <img src='http://blog.neofreko.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><strong><span lang="SV">Online currency.</span></strong><span lang="SV"> Saya memang belum pernah mengadakan survey, akan tetapi saya masih punya dugaan kuat bahwa masyarakat belum bisa percaya pada transaksi yang tidak melibatkan interaksi face-to-face atau privat. Tidak, ini tidak overlap dengan poin #2, yang kita bicarakan di sini adalah sarana/prasana yang juga turut menyumbang pada kelanggengan e-commerce culture si poin #2. Sampai saat ini, sepertinya yang dipercaya oleh masyarakat umum (bukan early adopters) adalah transaksi online dengan pulsa dan transfer uang lewat bank. Bahkan, mungkin, hanya pulsa saja yang bisa kita anggap sebagai online currency. Saya ragu apakah kita bisa memasukkan transfer uang via bank sebagai bagian dari online currency. <em>Kenapa?</em> Karena dalam hal transfer uang, pembeli tidak melaksanakannya secara langsung dengan penjual jasa akan tetapi harus berpindah media dan penjual akhirnya harus melakukan validasi dan sinkronisasi manual dengan rekening bank tersebut. <em>Bagaimana dengan kartu kredit?</em> Saya tidak punya data untuk hal ini, akan tetapi saya tak pernah menemui layanan lokal yang mendukung penggunaan kartu kredit.</span></p>
<p><em>Jadi, siapa yang mampu menyediakan online payment?</em> Sepertinya baru terbatas pada pihak-pihak yang bisa menggandeng bank dan telco saja.</p>
<p>Link-link terkait (di dapat setelah draft blog selesai dibuat):</p>
<ul>
<li><a href="http://wanhart.wordpress.com/2008/03/28/perbedaan-online-banking-dan-online-payment-gateway-amankah-transaksi-kartu-kredit-melalui-internet/">Perbedaan online banking dan online payment gateway</a>. Ini memperjelas salah satu kalimat dalam poin #3 <img src='http://blog.neofreko.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Ternyata ada nama-nama baru yang belum saya kenal: <a href="http://www.finnet-indonesia.com/content.php?fuseaction=home.payment">Finnet</a>, <a href="https://www.seapay.net/index.php">SEApay.net</a>, <a href="http://pay.indo.com/">Indo Pay</a> (ini sebenarnya yang sudah saya dengar dari dulu), <a href="http://www2.telkom.net/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=37&amp;Itemid=68">Telkom E-payment</a></li>
</ul>
<p>Photo by <a title="Link to ntr23's photostream" href="http://flickr.com/photos/ntr23/"><strong>ntr23</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.neofreko.com/index.php/2008/05/25/online-payment-gayeway-who-can-serve-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

