Monetizing a Happy User – Menyulap Pengguna Senang Menjadi Uang

Dalam komentarnya di post kemarin, Sapimoto menyatakan secara implisit bahwa dirinya tidak masalah untuk mengklik iklan yang berada di bliog seseorang sebagai bentuk penghargaan terhadap sang penulis. Sementara di lain pihak, saya mewakili persona yang enggan melakukan klik dalam rangka menghargai karya sang penulis. Saya cukup percaya dua tipe user tersebut benar-benar ada, walau sepertinya tipe yang pertama saya sebut sepertinya punya lebih banyak persentase.

Seperti kata Ivan di sini, sepertinya memang user yang mau mengklik iklan masih cukup banyak. Buktinya CTR tidak naik-naik juga. Ini mungkin tanda bahwa CTR masih sangat laku sehingga ratenya tidak dinaikkan. Sesuai hukum supply and demand,ekonomi 101, jika penawaran berlimpah makan harga akan cenderung rendah. Tapi hal ini bisa juga salah.

Dalam era web 2.0 ini sepertinya banyak hukum-hukum ekonomi baru yang ditemukan. Munculnya bentuk-bentuk interaksi baru, perubahan kultur, dan interkoneksi seluruh warga dunia dalam satu tempat menelurkan aturan-aturan baru dan mengubah pakem-pakem lama. Meskipun mungkin masih ada hukum dasar prinsipal yang masih benar-benar tegak. CTR tadi misalnya belum tentu tetap rendah karena masih berlimpah peminatnya. Bisa juga terjadi karena monopoli harga, atau mungkin kejenuhan pasar PPC.

Jadi cara mana yang lebih tepat diambil dalam rangka memonetasi blog secara efektif?

Seperti yang sudah ditulis di atas, beberapa hukum prinsip ekonomi masih berjalan. Dimana ada permintaan di sana ada peluang penawaran. Ini berarti targeted ad masih berjalan. Ya, beriklan secara tepat pada user yang tepat adalah langkah yang masih valid. Jika anda sudah merasa memberikan iklan yang sudah tepat tetapi user masih berpikiran klik pada iklan tersebut hanya akan memperkaya anda, berarti usaha targetting ad anda masih perlu dibenahi. Pastikan bahwa value yang dibawa iklan tersebut mempunyai value yang lebih dibandingkan dengan kekhawatiran user. Jika anda menerima satu rupiah untuk tiap klik, buatlah user (merasa) mendapatkan sepuluh rupiah jika mengklik iklan anda.

Bagaimana caranya? Usaha yang cukup logis adalah mengarahkan user ke vertikal idamannya. Misalnya, bawa produk-produk langsung ke hadapan user. Jika sebelumnya kita hanya menghadirkan link ke website, maka coba kita tampilkan produk-produknya secara langsung. Jika kita berbicara tentang anime,maka tampilkan saja produk-produk anime di sana. Memang tidak ada jaminan pasti untuk diklik akan tetapi jika dihitung lebih cermat, kemungkinan klik oleh pengguna nilainya lebih besar daripada sekedar menampilkan link website atau banner.

Masih ada cara-cara lain. Idenya adalah buat user senang sehingga ia tak sadar melakukan apa yang anda harapkan: klik iklan, berkomentar, ikut polling, dll. Bisakah anda hubungkan prinsip ini dengan situs semacam Gmail, Delicious atau Flickr?

PS:

Selain memanfaatkan kesenangan pembaca, anda juga bisa mengeksploitasi sifat-sifat pembaca yang lain seperti yang ditulis Ivan di sini.

Photo by EricGjerde
Enhanced by Zemanta