Geek Building The Bridge Part 2 / 804 posts / 1,947 comments / feed / comments feed

Seminar Nasional “Open Business: The proven Successful Strategy for Enterprises”

Berikut ini adalah catatan saya tentang seminar nasional yang kemarin saya ikuti dalam rangkaian ILC 2007. Taidnya saya sudha menulis pengantar yang lumayan bagus tapi apa daya, setelah firefox saya killall karena freezing, tulisan pengatar saya pun hilang bersama lenyapnya pid firefox-bin. Intinya, seminarnya bagus dan saya senang setelah mengikutinya — meskipun banyak poin dari pembicara yang tidak bisa saya ingat. Beberapa poin menarik adalah dukungan ristek untuk kegiatan riset dan startup berbasis open source. Juga ada 3 business model (diperinci menjadi 9 poin) dari IBM yang bisa dijadikan referensi untuk menyusun strategy bisnis berbasis open source. demikian, silahkan dinikmati catatan saya setelah jeda berikut ini. Mohon maaf sebelumnya karean tulisannya belum sempat saya rapikan dan banyak mengandung tanda tanya (seolah transkrip tak jelas). Douzo~



Seminar Nasional “Open Business: The Proven Sucessful Strategy for Enterprises”

#1 Positioning Pemerintah Terhadap Industri dan Komunitas dalam Menciptakan Lingkungan Bisnis dan Industri Berbasis Free and Open Source Software

Lolly Amalia Abdullah (Direktur Sistem Informasi, Perangkat Lunak dan Konten Depkominfo)

Opensource adalah suatu ekosistem, digambarkan dengan pepohonan, tanah, manusia, dan matahari. Tanah adalah budaya (yang menjadi tumpuan/fondasi bagi ekosistem), manusia (analogi dengan konsumen secar umum) mengkonsumsi hasil dari pepohonan (analogi opensource), pepohonan melakukan osmosis (interaksi dengan pemerintah?), dan matahari mensimbolkan kempemimpinan dalam hal ini pemerintah yang harus menghidupkan (mengompori) semua komponen yang ada dalam ekosistem

#2 Kebutuhan Industri Terhadap Open Source Software

Deni Muktar (Software IT Architect IBM Indonesia)

Tentang sejarah opensource terkait dengan peran IBM. IBM sudah memulai sejak dulu dengan Eclipse Consortium dan Apache Foundation

9 model revenue dari produk open source.

Bisa dikelompokkan menjadi 3 kategori: Cost Reduction, Direct Revenue, Influence reveneu. Cost reduction adalah model utk mengurangi cost pembuataan suatu produk, dengan mekai stack-stack solusi open source. Direct revenue adalah revenue yang diperoleh langaung dari hasil menjual suatu servie/produk. Influence revenue adalah reveneu tak langsung yang dihasilkan oleh suatu produk, misalnya revenue berupa brand image.

#3 Riset Berbasis Free and Open Source Software dalam Mendukung Industrialiasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional

Kemal Prihatman (Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi)

Tentang rencana riset, dan dukungan riset dan hal-hal apa saja yang masih memerlukan riset (haisl diskusi dengan berbagai pihak dan direvisi per tahun)

yang paling menarik mungkin adlaah Sinergi program. Tentang dukugnna terhdap UKM lokal dalam hal startup capital yang dulu pernah diberitakan via detik, yakni capital sejumlah 50 juta. Kurang mengerti, apakah ini berupa soft loan atau angel fund.

Selain itu juga ada Sistem Insentif. Hmm, detilnya agak lupa, tetapi hal yang bisa disoroti adalah ristek menfasilitasi peningkatan kapasitas industri. Termasuk di dalamnya advokasi dalam hal penyusunan proposal, business plan(?), mempertemukan dengan stake holder dan mencarikan bapak angkat (angel investor). Kegiatan ini diselenggarakan via IGOS center, yang sekarang ini baru 2 yang established. Di B-mall bandung dan di jakarta (?)

Ristek juga membentuk Jaringan Pendayagunaan Open Source Software (POSS Network) dalam rangka riset OSS inkubator dan helpdesk. POSS network ini sudah established di 9 perguruan tinggi dengan 6 lagi menyusul untuk segera ditambahkan.

Ristek juga memiliki event 2 tahunan untuk inkubasi. Bisanya dibuka pendaftarannya per juni. Untuk tahun 2009, akan dibuka sekitar bulan januari-februari. Info selengkapnya bsia diakses di www.ristek.go.id (jangan lupa www-nya)

Dalam rangkaian membentuk ekosistem PSOS (Pusat Sertifikasi Open Source) jgua telah tersedia sebagia provider sertifiaksi berbasis open source. Harapannya, dari sini pemain open source juga bisa mempunyai nilai tawar tinggi dengan suatu bukti valid (sertifikat)

#4 Free and Open Source Software for Business Strategic and Competitive Advantages for Corporate

Mardhani Riasetiawan (Ketua POSSNetwork - Open Source Care - UGM)

Saya tidak ingat pasti semua poin-poinnya. Overall, presentasinya mirip orasi yang memang menginspirasi dan memotivasi. Dikaitkan dengan 9 model business yang sempat disampaikan dalam sesi pembicara dari IBM, apa yang disampaikan di sesi ini menjadi begitu indah.

Salah satu contoh unutk menghapus mitos bahwa opensource itu murahan: Salah satu bank besar di Indonesia membuang sistemnya yang dikembang selama 5 tahun dengan investasi yang terhitung amat besar dengan sistem yang diadopsi dari proyek opensource (yang kebetulan telah mensupport standar internasional perbankan). Akhirnya yang terjadi adalah bank tersebut melakukan giant leap (dalam hal pemenuhan standar internasional), dalam hal ini diistilahkan dengan Scale Out (solusi baru).

Powered by ScribeFire.

Sphere: Related Content

No comments

Leave a comment

« Back to text comment