Dapat 10 point ini via Mas Ariya. Sudah lama ingin kutanggapi, tapi belum menemukan poin favorit yang bisa saya tangapi dengan tepat alias mengena. Baru saja dapat poin yang pas, yang jika diingat-ingat ternyata lumayan match dengan prinsip selama ini. Berhubung jin Inggrisnya tidak muncul, tulisan ini akan banyak menggunakan Bahasa Indonesia
. Here, we go ..
Poin yang rada pas (dalam hal ini tidak match dan berarti mendukung profesi sebagai tukang ketik), dan sesuai dengan riwayat adalah: You’d rather be trained than self-teach. Sesuai penjelasannya di techrepublic dan hasil bolak-balik memori di otak, saya jadi rada sadar kalau saya seringkali “meremehkan” kursus/pelatihan. Ada memang beberapa kursus yang pengen saya ikuti antara lain kurus bahasa jepang, emnggambar manga (:D), dll. Di luar list tersebut biasanya saya kadang punya ketakutan bahwa materinya tidak akan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan atau materinya itu-itu saja. Dan ujung-ujungnya optimis bahwa lebih baik belajar sendiri daripada dilatih di tempat kursus.
Poin lain yang cocok (dalam hal ini tidak match dan berarti mendukung profesi sebagai tukang ketik) adalah: You do not take personal pride in your work. Well, yang ini pasti sudah bsia dilihat dari riwayat blog ini. Jika anda sering membaca, tentunya tk sedikit saya melakukan SPAM dengan memposting source code yang sempat saya tulis. Selain mengharapkan feedback, sebenarya juga terselip sedikit (ok, tambahin sedikit lagi) rasa bangga atas code “keren” yang telah saya tulis
.
However, ada juga poin yang tidak pas (dalam hal ini match dan berarti tidak mendukung profesi sebagai tukang ketik) dengan saya dan membuat saya rada pesimis
. Poin You are not a “details person” cukup benar. Daya serap informasi yang saya miliki cukup membuat miris. Sedikit saja overload, misal waktu dijelaskan tentang detil sistem dalam req. gathering, maka hanya 10% pertama yang akan masuk ke otak. Sisanya tak karuan lagi karena saya pasti sudah melayang dengan pikiran akibat 10% tadi. Singkatnya, pintu masuk otak saya adalah sebuah lubang botol
Begitulah. Saya agak yakin Anda akan sedikit bingung dengan tulisna saya karena saya memutar-mutar yang match dengan artian tidak match dan sebaliknya
. Itulah salah satu kelemahan saya, tidak bsia menjelaskan sesuatu secara simpel terhadap orang lain. Dan seringkali membuat saya kecewa sendiri karena menyebabkan saya tidak bisa berbagi sesuatu yang saya anggap keren, dengan orang lain. Masih ingat dengan jelas, waktu saya menjelaskan sedikit tentang design pattern (sejauh yang sudah saya pelajari, ie: berarti sedikit :p), para audiens yag mengantuk dan berkantung mata tebal. Sigh.
Powered by ScribeFire.