Saya bermimpi, bisa menikmati komunitas di mana anggotanya bisa berbagi resource computing powernya untuk anggota yang lain. Mirip-mirip SETI@home atau distributed.net, tapi dengan twist tujuan akhirnya adalah unutk meringankan dan mempercepat pekerjaan mengkompilasi source.
Bagaimana caranya? Well, ada dua distributed compiler yang saya tahu. Yang pertama adalah distcc, dan yang kedua adalah icecc (icecream) yang mengalamati beberapa kekurangan distcc. Jadi nantinya, anggota komunitas ini harus berada dalam satu network yang sama. Masing masing menyalakan daemon distributed compiler sehingga pada saat dia atau anggota yang lain melakukan pekerjaan kompilasi source, resource dia bisa dipakai apabila memungkinkan.
Contoh nyatanya seperti apa? Misalnya saja, saya ingin mengkompilasi source code KDE 4.0 atau kernel Linux terbaru. Besar kemungkinan bahwa pekerjaan tersebut akan memakan beberapa waktu dan membuat saya terhalang untuk bekerja di laptop dengan prosesor celeron dan RAM 256 MB yang saya punya. Andaikan pekerjaan mengkompilasi source ini didistribusikan, kemungkinan besar saya masih bisa memakai laptopnya untuk mengerjakan hal-hal lain bersamaan dengan tugas mengkompilasi. Atau paling tidak pekerjaan kompilasinya akan selesai dengan waktu yang lebih singkat sehingga resource laptop saya segera kembali free untuk dipakai seperti biasanya.
Ide ini sebenarnya sudah pernah saya lontarkan ke milis teknologia. Namun sayang, tidak banyak mendapat tanggapan yang saya idamkan. Mungkin karena saya kurang jelas dalam menjelaskan poinnya sehingga tidak tampak menarik. Atau mungkin juga karena semuanya sudah punya resource yang lebih dari cukup sehingga tidak begitu memerlukan tambahan resource lain untuk mengkompilasi source code. Atau kebetulan resourcenya sudah teralokasikan untuk hal lain. In any case, intinya kami tidak berbagi frekuensi yang sama :p. Ide ini, dengan spin komersial, dan mencakup beberapa isu yang terkait juga sudah saya post ke spigit.com. Tidak banyak juga respon yang saya terima di sana sayangnya. However, saya berharap akan muncul feedback di kemudian hari seiring bertambahnya penghuni spigit.
Mencoba untuk tidak berputus asa, saya ingin mengajak pembaca untuk merenungkan ide ini. Mudah-mudahan Anda berada dalam frekuensi yang sama dengan saya sehingga ide ini masuk akal bagi Anda. Rencananya, saya ingin memakai VPN (hint: Hamachi) untuk mengatasi kendala geografi. Dengan memakai klien semacam Hamachi, atau mungkin dengan mamakai server/klien yang lain, kita bisa berbagi computing resource kita via internet. Memang akan ada isu overhead jaringan, oleh karena itu saya juga berharap bisa memulai ide ini di level lokal (via JIX). Kalau tidak bisa satu kota ya mungkin bisa satu negara via IIX
.
Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan Social Compiling Cloud ini, atau tertarik dengan sisi komersialnya, jangan ragu-ragu untuk menghubungi saya ya. I’m always open for discussion. Ayo, kita buat komunitas Social Compiling Cloud ini. Tak perlu putus asa karena tidak punya laptop atau komputer keren. Compiling aja kok dibuat repot
Powered by ScribeFire.
Pingback: Ideas: Social Compile Cloud (cont.) : Geek Building The Bridge Part 2