Akhir tahun ..

The Google Story: Inside the Hottest Business, Media, and Technology Success of Our Time

Akhir tahun diwarnai dengan terganggunya jalur komunikasi Asia. A really great way to spend a new year, eh? Resolution? Well, err, I’m reading Kisah Sukses Google which apparently known as “The Google Story: Inside the Hottest Business, Media, and Technology Success of Our Time”, hopefully I’ll get some ideas. Hopes? Now, you’re talking. These are what matters. People can always hope ne? I’m hoping of brighter and fun year.

Targets? I’m looking forward for a strong anchor, stopping my boat, and build a house instead of bridges ;) It’d be fun to see what’d happen to the web next year. I hope there’ll be more spark to look on to and enjoy. Until then? I’ll be reading my book.

Wife is coming. Time to stroll the mall for new toys together :)

PS:
I’m thinking of writing another round-up, but I’ve lost some ideas. Maybe I can catch on later.
Ya ya ya barusan gempa lagi ..

  • http://agung.getux.com agung

    aku juga baru baca nie buku mas. jadi blm bisa kasih koment byk

  • http://diki.or.id Niwatori

    Sama banget nih, baru sempet beli kemarin ni buku (udah ngincer lama padahal). Selamat membaca, siapa tau sama-sama dapet ide dari buku ini ;)

  • http://hermansaksono.blogspot.com Herman Saksono

    What kind of toys exactly? :P

  • http://neofreko.com toni

    Momon mesti mengharapkan sex toys .. Klo pun iya pasti gk akan kuobrolkan denganmu Mon :p. Mesakke kowe :p

    Soal bukunya, sejauh ini cukup menarik. Mulanya saya agak pesimi dengan kualtias terjemahannya, tapi ternyta lumayan kok, meski pada poin2 tertentu ada bagaian2 yang rasanya aneh klo dibaca. Seperti mengambang dan membuat kita langsung pengen skimming ..

    Mulanya juga saya menduga buku ini akan agak teknis. Ternyata cukup banyak mengendorse google, tapi jgua sering membuat pembaca harus memutuskan sendiri apakah Google benar2 tidka Evil dengan segala perilakunya yang tidak normal.

    Google berangkat dari geek’s dream, benar-benar fokus pada inovasi. Pure technical dan menganggap profit hanya sampingan. Tapi keperluan dana segar untuk biaya riset dsb, akhirnya mendorong gogole unutk lebih komersil, dengan caranya sendiri.

    Google adalah gambaran mimpi banyak geek. Impian untuk tetap in control pada sisi teknis tanpa harus dikalahkan oleh ideliasme komersil. Hayo, siapa yang tidak mendamba perusahaan semacam itu?

    Ya mari kita teruskan baca bersama-sama. Apakah kekeraskepalaan Larry dan Sergey, dengan pengawasan Eric Schmidt bisa membuat Goole tetap jaya?

    Apakah falsafah Don’t Be Evil bsia tetap dipegang teguh?