Barusan saja saya bersama beberapa teman mengunjungi teman kantor yang tertimpa musibah akibat gempa bumi tanggal 27 Mei kemarin. Jauh berbeda daripada keadaan kota yang sepertinya lumayan parah, ternyata daerah-daerah yang lebih dekat pantai ini kondisinya lebih parah lagi.
Daerah yang baru saja kunjungi adalah daerah Bantul. Kondisinya tidak bisa dibandingkan dengan kondisi di dalma kota Jogja. Di daerah temen saya ini, bapak RT setempat menuturkan bahwa 95% rumah hancur (tidak bisa ditempati). Listrik yag padam karena belum berani dinyalakan (mengingat kabel dan infrastruktur lstrik yang lain yang masih rusak dan memang beresiko membahayakan jiwa jika dinyalakan). Kondisi Jogja yang mulai dari sekitar sore hari telah hujan sampai dengan malam (pukul 9-10) turut memperparah kondisi para korban bencana.
Di beberapa daerah, yang mungkin lebih dekat dengan kota, sepertinya sudah banyak tersentuh bantuan baik berupa bantuan fisik (makanan, dsb) dan juga bantuan non fisik (tenaga bantuan personil militer). Ini saya lihat sewaktu siang tadi bersama teman-teman kos mengunjungi kerabat ibu kos yang bermukim di daerah Klaten.
Sejauh yang saya lihat hari ini, bantuan yang mungkin sangat diperlukan, khususnya bagi para pengungsi adalah tempat perlindungan untuk tinggal, dan bahan makanan. bantuan obat dan tenaga medis juga masih diperlukan unutk menangani korban-korban yang dirawat di rumah sakit dan tempat-tempat lain yang digunakan untuk menangani korban. Hari pertama kemarin, di Panti Rapih, pasien bsia dijumpai di sepanjang koridor, ada yang berda di lantai, ada yang sudah ditaruh di atas tempat tidur, ada yang sudah pendapat penanganan, ada yang masih menunggu rontgen, ad ayang sudah dikunjungi kerabatnya, dan ada juga yagn sama sekali belum bisa menghubungi kerabatnya (alhamdulillah beberapa jam kemudian kerabatnya datang).
Terkait dengan bantuan, saya tadi sempat mendengar cerita dari seorang petugas satkorlak bahwa bantuan biasanya tidak bisa sampai ke daerah-dearah yang lebih terpencil karena sudah dijarah di tengah jalan. Mungkin karena distribusinya yang tidak bisa merata atau mungkin memang diperlukan satuan keamanan untuk mengawal bantuan.
Yang juga harus turut diperhatikan selain faktor fisik yang terkait dengan korban adalah faktor psikologis. Begitu sensitifnya para korban bencana ini gempa-gempa susulan atau guncangan-guncangan yang serasa gempa. Ada kalanya yang ketakutan sehingga kadangkala merasakan gempa secara sugestif, atau bereaksi paranoid saat terjadi gempa susulan atau guncangan serupa gempa. Mungkin faktor psikologis ini juga harus diperhatikan dalam rangka rehabilitasi korban bencana.
Ya, saya (dan mungkin banyak teman-teman yang lain) juga sensitif terhadap guncangan-guncangan halus sekalipun ![]()
Resources:
- Priyadi.net
- Rony Lantip
- Jogja Bangkit!
- Button
dan banner
helpjogja

25 Mei? Bukannya 27 Mei?
Gomen, mundur terlalu jauh ..
sabar dan berserah diri……
Waktu yang tepat untuk ikut berpartisipasi di masyarakat…khususnya masyarakat menengah ke bawah. So sad to hear that, cos my grandma in Bantul also suffer from it. Fortunately, all of my relative are safe now. Hopefully, all of us can learn from what happend.
I know what are you have happened yesterday is so truly hard, but i though there’s nothing that haven’t a way out. So, with my pleasure, i just can give it to you all, many support and pray also. Still patiently and face on it with gentlemently, coz we know, there’s somthing beautifull and greatest thing will be happened to yours. Wish the best for you all, don’t worried, eventhough just a little bit, coz THERE IS NOTHING IMPOSSIBLE FOR HIM, oc2? God bless you all. I has support some money for you, my brother…please dont look at the big or small is, but that is pure from the bottom of my heart. may that can be so usefull for you my brother.
Thankyou for your donation and pray brother. I’m sure it’d be helpful for us here. God bless us all.
[...] baca juga: – Gempa Yogya 27 May 2006 – Daerah itu terlepas dari pengamatan – Tidak ada tsunami di Jogja – Dengarkan Radio – Antisipasi bencana Jogja ternyata sudah saya posting sendiri setahun lalu – Jogja diguncang gempa – Tanggapan terhadap isyu yang merebak pasca gempa – Bencana ini jadi pelajaran penting bagi kita – stwn’s log: May 2006 – Earthquake: Jogjakarta – EarthQuake on Jogja – Gempa Yogyakarta – Gempa di Yogyakarta – Gempa di Jogja – Trauma pasca gempa – Kondisi Warga FLP Yogyakarta Pasca Gempa – Kawasan Rawan Tsunami DI Yogyakarta – Mitos awan gempa ! – helpjogja.net [...]