Yang penting masyarakat

Dari transkrip wawancara yang terpajang di blogfam, ada beberapa hal yang mengganjal saya. Salah satunya adalah adanya standar ganda atau bahkan standar yang kabur, yakni soal anonimitas. Hanay saja di sini kemungkinan saya agak kurang bisa menyampaikan dengan baik apa yg saya anggap ganda atau kabur. But heck, I’ll try anyway :) .



Paragraf di bawah ini menurut saya agak kabur dan menerapkan prinsip subjektifitas:

Jadi anonym atau tidak itu menurut saya juga tergantung kepada apa inti yang dia kemukakan. Kalau inti yang dia kemukakan itu sesuatu yang sifatnya positif, saya kira orang bisa berlindung di balik anonimitas



Bagi saya, anonim tidak perlu bergantung atau bahkan sama sekali tidak relevan dengan nilai positif dan negatif. Anonimitas adalah sebuah pilihan unutk tampail tanpa identitas dengan tujuan menghindari timbulnya bias pada informasi yang disampaikan. Meskipun demikian anonimitas sendiri sebenarnya sudah membuat bias akrena bisa dianggap berasal dari sumebr yang tidak kredibel. Dalam posisi seperti ini tentunya pandangan subjektif telah memperngaruhi munculnya aggapan bahwa anonim adalah bias. Dan oleh karena itu diperlukan suatu perspektif yang berbeda. Bukan perspektif yang menganut bahwa belum tentu yang yang disampaikan oleh seorang anonimus itu adalah benar tapi mungkin harusnya tidak semua infomrasi dari identitas anonim itu salah. dengan demikian yang terjadi adalah penggalian informasi dan bukan penghilangan dan penghapusan informasi. YMMV.



Oh ya, tak lupa, ini quote favorit saya dari transkrip tersebut:

Yang harus dipertimbangkan adalah ketika kemudian seseorang merasa pendapatnya harus diikuti oleh orang lain dan kalau orang tidak mengikuti maka itu menjadi lawan dia. Ini yang menjadi hal yang mengkhawatirkan.

Iya, saya juga khawatir ;)

One Response to “Yang penting masyarakat”

  1. -tikabanget- says:

    aku juga khawatir.. *ngikut..*

Leave a Reply