Disclaimer:
Di bawah ini adalah pendapat personal, tidak terkait dengan institusi manapun.
Bener-bener heran, kenapa coab me-retouch foto dianggap penghinaan presiden? IMO, klo orang mau mikir, gamabr-gamar retouch itu adalah pembuktian pendapatnya, yaitu bahwa foto mayangsari yang sempat hebh kemaren itu adalah rekayasa. Dengan retouch itu dan membuktikan bahwa tidak hanya foto mayangsari dan bambang saja yg bisa terjadi. Foto siapapun bisa di-retouch, termasuk di dalamnya selebritis, penyanyi, presiden pun ataupun bahkan foto pelawak digital!!
Hare gene, masih ada ya hal-hal semacam penghinaan terhadap presiden?!
Referensi:
Amandemen UUD 45 Direktorat jendral Perlindungan HAM
Update (Dec 13rd, 2005):
Welcome back Momon
[...] Beberapa hari ini saya mengikuti satu blog dari seberang, Indonesia. Ia berkisar seorang blogger bernama Priyadi yang sama-sama dituduh membincangkan gambar-gambar dari Herman Saksono yang di superimpose (telah ditutup) terhadap tokoh-tokoh terkenal dari negara garuda tersebut. Seperti kita ketahui kebanyakkan gambar-2 yang disuperimpose adalah dikalangan artis tetapi kali ini ia agak unik sedikit dimana Presiden negaranya juga mengalami nasib yang sama. Walaupun pada asalnya hanya suka-suka dan berbincang mengenai kecanggihan software yang dipakai menggunakkan Adobe Photoshop tetapi ia menjadi masaalah serius setelah dikaji kesan jangka panjang kepada negara. Walaupun penulisan dalam blog ini agak kurang dipahami namun dari pemahaman saya blogger ini mengalami masa-masa sukar dan terpaksa menghadiri beberapa sessi soal jawab dengan para penyiasat kes ini. Blogger ini telah dituduh kerana ikut menyiarkan gambar-gambar tersebut didalam blognya. Walaupun blogger ini telah menerangkan asal usul dan tujuan asal membincangkan gambar tersebut tetapi ia tetap menjadi mangsa keadaan. Kasihan…Bermula dari penerimaan SMS semasa menonton wayang sehingga dituduh menjadi orang kedua yang cuba mengunakkan kekuatan blognya untuk menyebarkan gambar-gambar superimpose tersebut. Malah blogger boleh ini dikategorikan lebih berbahaya dari pencipta gambar tadi. Dari pemerhatian saya, saya dapati demam blog di Indonesia mendapat tempat dari ‘net citizennya’. malah ia menjadi rujukan dan informasi tambahan kepada kebanyakan orang selain mendapatkan sumber dari suratkhabar, majalah dan sebagainya. Satu budaya yang sangat baik dan perlu diteruskan/ diterapkan kerana sumber ini tidak terikat dengan mana-mana undang-undang agar mengawal penulisannya.Berlainan di Malaysia dimana kebanyakan ‘net citizen’ negara ini belum memanfaatkan fungsi blog sepenuhnya malah masih banyak yang belum dapat membezakan antara blog, homepage dan website. Jika anda perhatikan sendiri tiada satu personal blog pun di dimiliki orang Malaysia yang boleh memenuhi ruang komen yang banyak pada satu-satu masa KECUALI blog yang mengisarkan politik, isu semasa dan hiburan. Ini menunjukkan mentaliti yang kurang berkongsi info sesama kita. Mungkin terdapat banyak faktor lain tapi yang pasti kita sendiri tidak menjadikan blog sebagai media berkongsi pengetahuan – Maaf in hanya pendapat saya sahaja. Saya sebagai webmaster Ayah Pin sebelum ini menerima hit tertinggi dan pernah mengalahkan sultan Muzaffar (blog hiburan Akademi Fantasia) dalam beberapa topsite. Hasil dari survey saya sendiri orang di Malaysia akan mengunjungi blog apabila ada satu-satu isu sahaja. Pembudayaan blog masih belum diguna pakai sepenuhnya apatah lagi menubuhkan persatuan blogger. Apakah sebabnya? saya sendiri kurang pasti…*****Link dibawah merupakan kes yang bersangkutan mengenai kes tersebut:Bebaskan Herman Saksono dan kembalikan kebebasan berekspresi!Support Freedom of Speech in Indonesia Buntut Retouch Poto Mayangsari Dukung Kebebasan Berpendapat Tribute to Momon Dukung Kebebasan Berekspresi Herman Dicokok Polisi 12 Desember Dukung Kebebasan Berpendapat… Beware of Blogs and “Pakar” Dukung Kebebasan Blogger Indonesia Mas Herman!!!! An Indonesian Blogger Investigated By Police Gw Lagi Tugas di KL neh Kasus Foto Mayangsari Bambang Dukung Kebebasan Berekspresi An Open Message to My President Apa Pasal? [...]
[...] Achmadi.net : Herman Dicokok Polisi AFSyuhud.blogspot.com : Indonesian Blogger Investigated Alvonsius.blogsome.com : Dukung Kebebasan Berekspresi Aris.Pituruh.com : Dukung Kebebasan Berekspresi BudiWijaya.or.id : Heboh Foto Rekayasa Mayang-Bambang.. Data.StarTrek.or.id : An Open Message To My President DetikInet.com : Blogger Perekayasa Foto ‘SBY-Bambang’ Jadi Tersangka Kramero.com : Dukung Kebebasan Berpendapat Neofreko.com : Dukung Kebebasan Berpendapat Paydjo.net : Tribute To Momon Priyadi.Net : Herman Saksono, Roy Suryo, dan Susilo Bambang Yudhoyono RendyMaulana.com : Beware of Blogs and “Pakar” RoySuryoWatch.org : Apa Pasal? Secandri.com : Gw Lagi Tugas Di KL Nih TikaBanget.blogspot.com : Buntut Retouch Poto Mayangsari Wahyu.com : Support Freedom of Speech in Indonesia Yonky.japancrew.info : Kasus Foto Mayangsari Bambang Yulian.Firdaus.or.id : Roy Suryo Mencari Muka [...]
hohoho…. boleh berekspresi atau berpendapat asalkan yang bertanggung jawab, jgn asbun aja:-) Freedom to CommentL
Hehehe namanya sama,,,saingan kita
….
Salam kenal buat toni (bukan ke diri sendiri)