Send Our Love to Matt
There is a debate about wordpress search-engine-spamming. To me, it’s just like waht happen with gnome few weeks ago (Damn i should fingd the link) about user centric and developer centric development. Personally, I think we should forget the irritation might have been caused by what Matt has been doing. Scrap it and let’s find a way to raise money for our beloved wordpress. I do think we are as large as Firefox community. We may be able to do what they have done with spreadfirefox.com.
Let’s send our love to Matt.
Yippie Kay Ye: Back On Fedora
Yep, it’s me on Fedora. yeah baby yeah! That means my previous effort to boot my FC3 from usbdisk has finally succeded.
I guess it was I put wrong root parameter in the kernel option. I put root=/dev/hda7 instead of a more convenient root=LABEL=/ :). I read my grub.conf, if you’re curious why am I become that smart. I did copycat :p
And the location on init was should be in /sbin/, thus init=/sbin/init. Since I was using dsl.iso, original init was set to /etc/init. This is Debian default I guess.
I found this article worth while to read. Might clear som confusion about grub’s root and kernel option’s root.
Grub’s root (in grub.conf with root(hdx,x)) is the partition contains /boot/grub/stage1, whilst kernel option’s root is the actual root of your system a.k.a the “/” (slash, without dot). And of course, you don’t want to miss the official manual :).
Jalan Lain Menuju Fedora
Hiks hiks .. usaha terakhir dengan grubinstall, bootpart, dan loadlin belum juga berhasil. Hari ini mencoba lagi dengan cara lain: Syslinux dikombinasikan dengan dsl.iso.
Awalnya karena mencoab syslnux sendiri masih gagal. Karena gk ngerti dimana gagalnya, maka aku mencoba flashboot. Versi demo, yang bisa dipake unutk membuat bootable flash usb, maksimal 4 kali. Dan setiap kali booting, boot record-nya akan diapus. Well, sepertinya Flashboot ini cuma membungkus syslinux. Gk bermaksud ngeremehin flashboot, aku sendiri gk ngerti gimana dia mengimplemetnasikan copy us, make bootable flashdisk via image. Hmm, mungkin pake syslinux (pakacge) afterall. di apket syslinux juga ada isolinux, yang bsia diake untuk membuat semacam “El Torito”. hah, kapan2 deh kl mood mau eksperimen ma syslinux dan cs-nya: pxeboot, isolinux, dan memboot.
So far:
syslinux.exe f:
dengan isi F (USB):
vmlinuz, stripped name from vmlinuz-2.6.9-1.667
initrd, stripped name from initrd-2.6.9-1.667.img
Dengan syslinux.cfg:
LABEL fedora
KERNEL vmlinuz
APPEND vga=791 root=/dev/hda7 initrd=initrd.img
Berhasil sih, pe booting, pe keluar logo Tux kecil, dll, sampe nge-list paritisi harddisk. tapi terus:
Kernel panic!
Ah, brengsek. it was so close. Apa ya yang kurang. Kira-kira sih gk bisa melokasi kernel .. ah kan udah di load .. Apa ya? … Wrong root device? Unable to mount root device? Hmm, klo pengen nyoba2 kyknya bakal perlu dua kompi. Masalahnya blm bisa mensetup Virtual System. pake qemu atau something.
Aslinya sih, tinggal pinjem cdrom dari temen2 TS, terus boot ke fedora, dan reconfig grubnya, dan then install the new adjusted grub conf.
Tapi petualangan dengan syslinux ini lumayan menyenangkan, hehe, malah kepengin strip down distro sendiri :p. Kyaaaaa! Plak! kebanyakan pengen!
Kali ntar belajar di kos, kan punya knoppix juga .. klo gk gitu maen2nya di fedora .. paling2 juga senewen sendiri soalnya harus bolak-balik booting dan kelmaan nunggu booting :p
Ugh, semua gara2 gk sabar nerusin Konstruct baut KDE 3.4. KDE sayang KDE malang ![]()
AKSI PRIHATIN TERHADAP SKEMA BISNIS ANNE AHIRA
AKSI PRIHATIN TERHADAP SKEMA BISNIS ANNE AHIRA

Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model
bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini
diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang
dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan
dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah
sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet
Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap
anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida
sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak
orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari
bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet
sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang
baik dan jelas.
Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang
menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua
anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 per bulan, dan bahwa ini
adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua
anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1
dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 per bulan. Sangatlah
jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.
Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative
(rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus
membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari
menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang
direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama
downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang
dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.
Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang
dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team. Dalam sistem Elite Team, besar
penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya
dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak
ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.
Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang
dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah
anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi
manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar
manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan
berpenghasilan $6.688 per bulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!
Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak
oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun
pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya
model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media
massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu
ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar
nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi
terselubung.
Internet, 28 Maret 2005
Tertanda,
Akhmad Fathonih
ps. Bagi rekan-rekan penulis blog yang ingin menyebarkan pernyataan sikap ini
dapat menyalin seluruh isi tulisan ini pada blog masing-masing. Tetapi tidak
menutup kemungkinan rekan-rekan yang bukan penulis blog untuk mengikuti aksi
ini.
Cerita Partisi Baru
Pengennya sih buat partisi baru, FAT32. Biar nanti pas aku lagi switch ke Linux temen-temen masih bisa commit ke Subversion yang di-host di komputerku.
Setelah coba create pake partition magic, diselingi pesan error (hiiiy, moga2 dataku gk ada yang ilang), akhirnya aku bisa membuat partisi E. Ah, leganya, gitu pikirku.
Boot lagi, kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! yang muncul malah grub console!
Akhirnya harus lari-lari ke bawa buat nyari kompie unoccupied buat nyari referensi .. oh ya . kompie bwah blm aku matiin .. bentar …
Dah.
Setelah aku coba grub consolenya, dengan infromasi alkadarnya:
rootnoverify (hda0,6) -> nih yang kegeser .. harusnya tadi partisi baruny dibikin primary aja biar ndak nggeser partisi linux. harusnya root(hd0,6) aja kali ya. hmm, malah udah lupa tadi root atau rootnoverify, ah brengsek.
Kemudian, kernel /vmlinuz-2.6.9-1.667 -> berhasil, ada message-nya nujukin filenya ada
Trus, initrd /initrd-2.6.9-1.667.img -> ini juga oke ..
nah, berhubung aku pikir semua oke . aku kasih: setup (hd0) -> maunya sih biar terinstall grubnya di hd0.
Nah, langkah akhir: boot deh ..
Sambil berdoa .. machine reboot, black screen .. clap! Nongol layar windows splash. Loh! Bukannya tapi konfignya disetel biar boot ke hda6????
Aaargh, piye iki??!
Googling lagi, nyari grub yang bisa di NTFS. dapetnya Bootpart .. yang katanya bisa menambhakna entri boot di boot.ini degnan jalan mengkopikan 521 byte dari boot sector partisi yang dipilih. Hah, let’s take a shot!
c:\bootpart 6 c:\linux.lnx “Linux” -> artinya: Wahai orang-orang yang putus asa, janganlah engakau takut. Aku akan buatkan engkau sebuah entri baru di boot ini, dengan alan mengkopi 512 byte dari partisi nomer 6 (hda6). Dan akan kunamakan entri boot baru tersebut sebagai “Linux”.
Hohoho, udah keluar entri “Linux” di boot.ini .. tapi blm aku coba. Doakan aku .. mari kita coba sama-sama …
Subversion Via Proxy Problem
The FAQ says it’s alrite with Squid 2.5, though as I can see it doesn’t. Or maybe the our squirtle has been modified that it is accidently doesn’t support PROPFIND request?
This problem has prevent me from checkout-ing and or commit-ing files to or from the internet. Hmm, CVS doesn’t seem to have the same problem. I’ve checked out several project via CVS few days ago, and it went smooth.
Gah, I think I’ll bother stwn to take a look on squirtle conf.
Gimana neh Wan?
Seems like I have to submit my files in the ancient way. In a compressed attachment via e-mail :p. Just like what I’ve just done with my minimaplus3 Wordpress theme. Grab it here.
Re-publishing mygoogle RDF Schema
Having the old url (http://geek.clawz.com/google/rdf-schema/generated-onthology.rdf) no longer available (for its account prolly has been deleted), I change my PURL entry today. As well as checking, and regenerating the RDF Schema via the Ontology Generator.
This RDF Schema will be used in my google-search-result-representation-in-RDF RDF document :). Phew. Curious? You can try to generate some document via the simple interface. It still has bug though. There are empty tag which is not rendered as single tag, but instead as opening and closing tag. Still need to understand how to make Smarty detect empty string correctly.
Still have no idea how to make this rdf document become even more valuable. What could we do with google search result?
Oh, I forgot to tell you where my schema is. It’s available via PURL: http://purl.org/mygoogle/0.1/. Yeah, it’s still young :).
Oh, I still have. I’ve tried to validate RDF doc generated from keyword “neofreko”. I confused what has went wrong. After browsing around lurking for RDF validator which can provide me debug messages of what wrong, I turn back to my on box. I remember I’ve an XML editor, Altova that is. So I opened the rdf doc again, and then simply found that my rdf doc contains entity that prevent it from being wellformed!
I found a » entity there. And Altova told me that I have to define the entity, which mean it’s not a standard one. Hmm, I need to find more info about this » thingy.
Then I try to generate other RDF doc, from a keywoord which hopegully won’t give me anymore » . And, finally valiadte it using other tool. The validator says it’s freaking valid! Yay!
Now, where was that w3c Validator? …
Lembur
Mo pamer ah :p

XOrg is Cool: “Wobbly Windows” effect
I read Seth’s blog this morning, and then got the chance to download the movie just now.
It’s awesome. It’s cool, imagine your window act like a bubble when got dragged or popped. You should really see the video. Hah, hope this cool thing can beat the hell out of Avalon. Long live Cairo!




Support Web Standard or No IE!
Just read the open letter to Microsoft regarding the rumours about IE7. And a chat with my friend, a few minutes ago has given me a conclusion.
Why would we follow IE? If IE doesn’t comply the standard we must not let ourself hack the CSS to obtain teh same experience may happen on standard-suporting-browser. Creating CSS hack for IE means you are supporting the unstandard, the outlaws, to be used on and on.
I remember Google, with its idea on GMail. Gmail will give us a basic HTML if we browse it using unsupported browser. I have the idea of implementing the same policy to IE. Why don’t we give IE a basic html page, and let the bells and whistles goes to standard-supporting browser.
This way we can campaign and force IE and IE user to be aware of and respect standard.
Let’s give IE basic HTML!










